Semakin digandrunginya belanja online membuat para penjahat cyber mengarahkan bidikan ke toko virtual tersebut. Modus yang dilakukan pelaku adalah dengan cara phishing.
Phishing adalah jenis penipuan di internet yang digunakan oleh para penjahat untuk memikat pengguna agar memberikan data mereka ( login account, password dan informasi pribadi lainnya) dengan membuat halaman web palsu meniru website online populer.
Sekilas tampilan situs belanja abal-abal tersebut tampak sangat mirip dengan situs aslinya. Bahkan ada yang nama alamat situsnya begitu identik, tinggal berbeda beberapa huruf.
Jadi memang butuh kejelian di sini, pastikan Anda mengetik alamat situs yang dituju dengan benar, serta jangan asal klik lewat link yang didapat dari email spam alias yang tak jelas siapa pengirimnya.
Menurut data Kaspersky, tahun lalu, proporsi phishing keuangan dari keseluruhan serangan phishing mengalami penurunan sebanyak 2,7% dibandingkan 2013, terutama karena penurunan pada level phishing perbankan. Pada saat yang sama, terdapat kenaikan pada proporsional phishing yang menargetkan kategori keuangan lainnya.
Dalam kategori sistem pembayaran, penjahat cyber sebagian besar menargetkan data milik pengguna kartu Visa (31,02% terdeteksi), PayPal (30,03% terdeteksi) dan American Express (24,6% terdeteksi).
Pada waktu yang sama, di 2014 deteksi terhadap halaman phishing menyebutkan bahwa PayPal melihat pangsa mereka jatuh sebesar 14,09% apabila dibandingkan dengan 2013.
Amazon tetap menjadi brand yang paling sering diserang dalam kategori belanja online dengan
share 31,7% dari serangan dalam kategori ini menggunakan halaman phishing. Namun, angka ini menurun 29,41% dari tahun sebelumnya.
"Kenaikan dalam phishing keuangan yang kami lihat di masa lalu secara alami mendapatkan perhatian lebih dari brand yang paling sering disalahgunakan dalam kejahatan phishing - mereka mulai mengambil tindakan dengan menangani saluran distribusi phishing, terutama email spam, secara lebih aktif yang mengarah pada penurunan tingkat phishing yang menargetkan beberapa brand yang lebih besar," kata Nadezhda Demidova, analis konten web di Kaspersky Lab.
"Namun, penjahat cyber segera merespons dengan menargetkan 'pasar' baru. Sebagai contoh, pada tahun 2014 kami melihat sejumlah besar penipuan phishing berdasarkan website yang menjual tiket pesawat. Hal ini merupakan target yang sebelumnya cukup jarang terlihat dalam kejahatan phishing,"
https://m.detik.com/inet/security/d-2833970/pencuri-berkedok-situs-belanja-online
Phishing adalah jenis penipuan di internet yang digunakan oleh para penjahat untuk memikat pengguna agar memberikan data mereka ( login account, password dan informasi pribadi lainnya) dengan membuat halaman web palsu meniru website online populer.
Sekilas tampilan situs belanja abal-abal tersebut tampak sangat mirip dengan situs aslinya. Bahkan ada yang nama alamat situsnya begitu identik, tinggal berbeda beberapa huruf.
Jadi memang butuh kejelian di sini, pastikan Anda mengetik alamat situs yang dituju dengan benar, serta jangan asal klik lewat link yang didapat dari email spam alias yang tak jelas siapa pengirimnya.
Menurut data Kaspersky, tahun lalu, proporsi phishing keuangan dari keseluruhan serangan phishing mengalami penurunan sebanyak 2,7% dibandingkan 2013, terutama karena penurunan pada level phishing perbankan. Pada saat yang sama, terdapat kenaikan pada proporsional phishing yang menargetkan kategori keuangan lainnya.
Dalam kategori sistem pembayaran, penjahat cyber sebagian besar menargetkan data milik pengguna kartu Visa (31,02% terdeteksi), PayPal (30,03% terdeteksi) dan American Express (24,6% terdeteksi).
Pada waktu yang sama, di 2014 deteksi terhadap halaman phishing menyebutkan bahwa PayPal melihat pangsa mereka jatuh sebesar 14,09% apabila dibandingkan dengan 2013.
Amazon tetap menjadi brand yang paling sering diserang dalam kategori belanja online dengan
share 31,7% dari serangan dalam kategori ini menggunakan halaman phishing. Namun, angka ini menurun 29,41% dari tahun sebelumnya.
"Kenaikan dalam phishing keuangan yang kami lihat di masa lalu secara alami mendapatkan perhatian lebih dari brand yang paling sering disalahgunakan dalam kejahatan phishing - mereka mulai mengambil tindakan dengan menangani saluran distribusi phishing, terutama email spam, secara lebih aktif yang mengarah pada penurunan tingkat phishing yang menargetkan beberapa brand yang lebih besar," kata Nadezhda Demidova, analis konten web di Kaspersky Lab.
"Namun, penjahat cyber segera merespons dengan menargetkan 'pasar' baru. Sebagai contoh, pada tahun 2014 kami melihat sejumlah besar penipuan phishing berdasarkan website yang menjual tiket pesawat. Hal ini merupakan target yang sebelumnya cukup jarang terlihat dalam kejahatan phishing,"
https://m.detik.com/inet/security/d-2833970/pencuri-berkedok-situs-belanja-online
Pencuri Berkedok Situs Belanja Online
Masa liburan biasanya identik dengan belanja. Tawaran diskon bertebaran di mana-mana. Tak cuma di mal tradisional, tapi juga di berbagai situs jual beli online. Tapi hati-hati, jangan sampai jadi korban penipuan.
"Belanja online memang sangat menyenangkan, tetapi para shopper harus tetap hati-hati bertransaksi online, agar terhindar dari kasus penipuan," kata CEO Tokopedia William Tanuwijaya, dalam email yang diterima detikINET, Minggu (28/12/2014).
Salah satu modus penipuan yang harus diwaspadai, kata William, antara lain phising. Dalam modus ini, penipu akan menyamar sebagai pihak terpercaya, misalnya bank, situs e-commerce, atau sosial media.
Kemudian sang penipu akan meminta detail akun dengan cara mengirimkan email, SMS, dengan isi yang menakut-nakuti, misalnya akun kena hack, atau menjanjikan hadiah seperti voucher atau menang undian, dan kemudian diarahkan untuk mengeklik sebuah tautan link.
Link ini akan mengarah ke situs yang dibuat mirip seperti situs aslinya, dan user diminta untuk login. Ketika login inilah akun dan kata sandi akan dicuri dan disimpan oleh sindikat penipu.
Untuk dunia di luar internet, bisa dikatakan mirip seperti kasus 'mama minta pulsa', menang undian palsu, keluarga kena kecelakaan palsu, dan lain sejenisnya. Mengaku-aku sebagai orang yang dipercaya/berwenang, namun sebenarnya penipu.
Jadi di dunia online pun tetap harus hati-hati, kalau ada orang yang mengaku dari pihak yang sepertinya berwenang namun minta data sensitif seperti username, password, nomor ponsel, transfer uang, dan lainnya, selalu lakukan pengecekan ulang.
Setiap kali konsumen mengeklik sebuah link, selalu perhatikan apakah benar alamat websitenya sudah sesuai sebelum memasukkan informasi yang sifatnya pribadi.
https://m.detik.com/inet/security/d-2788285/belanja-online-saat-liburan-hati-hati-penipuan
"Belanja online memang sangat menyenangkan, tetapi para shopper harus tetap hati-hati bertransaksi online, agar terhindar dari kasus penipuan," kata CEO Tokopedia William Tanuwijaya, dalam email yang diterima detikINET, Minggu (28/12/2014).
Salah satu modus penipuan yang harus diwaspadai, kata William, antara lain phising. Dalam modus ini, penipu akan menyamar sebagai pihak terpercaya, misalnya bank, situs e-commerce, atau sosial media.
Kemudian sang penipu akan meminta detail akun dengan cara mengirimkan email, SMS, dengan isi yang menakut-nakuti, misalnya akun kena hack, atau menjanjikan hadiah seperti voucher atau menang undian, dan kemudian diarahkan untuk mengeklik sebuah tautan link.
Link ini akan mengarah ke situs yang dibuat mirip seperti situs aslinya, dan user diminta untuk login. Ketika login inilah akun dan kata sandi akan dicuri dan disimpan oleh sindikat penipu.
Untuk dunia di luar internet, bisa dikatakan mirip seperti kasus 'mama minta pulsa', menang undian palsu, keluarga kena kecelakaan palsu, dan lain sejenisnya. Mengaku-aku sebagai orang yang dipercaya/berwenang, namun sebenarnya penipu.
Jadi di dunia online pun tetap harus hati-hati, kalau ada orang yang mengaku dari pihak yang sepertinya berwenang namun minta data sensitif seperti username, password, nomor ponsel, transfer uang, dan lainnya, selalu lakukan pengecekan ulang.
Setiap kali konsumen mengeklik sebuah link, selalu perhatikan apakah benar alamat websitenya sudah sesuai sebelum memasukkan informasi yang sifatnya pribadi.
https://m.detik.com/inet/security/d-2788285/belanja-online-saat-liburan-hati-hati-penipuan
Belanja Online Saat Liburan? Hati-hati Penipuan!
Modus Penipuan Yang dilakukan Oleh 8Share.com
Ada banyak alasan yang diberikan oleh 8share untuk tidak membayar earning pelanggannya. Jadi Anda perlu waspada dan hati – hati. Jika saat ini Anda masih sebagai pelanggan setia 8share, “Lebih Baik Anda Berhenti Sampai Disini Saja” dari pada Anda mengalami kecewa seperti yang sudah saya alami. Disini saya akan ulas satu persatu. Ini berdasarkan pengalaman pribadi saya sob, saya tidak ingin temen – temen yang lain ikutan tertipu dengan website 8share ini. Saya akan memperkuat bahwa 8share adalah Scam dan Penipu dengan melampirkan screenshoot dan beberapa buktinya.
1. 8Share.com Tidak Mau Membayar Dengan Alasan Earning di 0-kan
Pada tanggal 27 Oktober 2014, pihak 8share mengatakan kepada saya bahwa earning saya di 0-kan. Alasannya karena dalam waktu 3 bulan tidak pernah login. Alasan ini saya bantah, padahal saya masih sering login dan berulang kali meminta request payout dan tidak pernah di tanggapi. Ini screenshoot email balasan yang saya kirimkan ke admin.
http://portalmahasiswa.com/8share-com-adalah-website-scam-dan-penipu/
Website Penipuan 8Share.com
Meski sudah banyak yang ditangkap, namun kenyataannya masih banyak yang mendapatkan sms penipuan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Dibawah ini yang menggunakan domain gratisan blogspot:
http://info-hadiah-3care-2016.blogspot.com/
http://kejutan-tri3.blogspot.com/
http://info-hadiah-bank-bri.blogspot.com/
http://pemenangblackberry77.blogspot.com/
http://pemenangkejutantelkomsel.blogspot.com/
Situs-situs penipuan diatas akan terus di update sesuai perkembangan yang didapat di lapangan.
Saran saya, untuk menghindari tindakan penipuan ada baiknya memperhatikan beberapa hal berikut ini:
Dibawah ini yang menggunakan domain gratisan blogspot:
http://info-hadiah-3care-2016.blogspot.com/
http://kejutan-tri3.blogspot.com/
http://info-hadiah-bank-bri.blogspot.com/
http://pemenangblackberry77.blogspot.com/
http://pemenangkejutantelkomsel.blogspot.com/
Situs-situs penipuan diatas akan terus di update sesuai perkembangan yang didapat di lapangan.
Saran saya, untuk menghindari tindakan penipuan ada baiknya memperhatikan beberapa hal berikut ini:
Abaikan SMS dari nomor tidak dikenal yang mengatasnamakan PT MKIOS M-TRONIK, operator, atau nama bank, nama perusahaan, dan merk kendaraan tertentu.
Abaikan Telpon dari nomor yang tidak dikenal yang mengatasnamakan PT atau perusahaan atau yang mengaku polisi yang meminta uang dengan modus alasan yang kurang masuk akal seperti:
- untuk menebus anak yg ditangkap karena narkoba, meminta uang melalui telpon agar si anak tidak dipenjara.
- mengatasnamakan PT perusahaan penerima kerja, meminta uang sebagai jaminan agar diterima bekerja.
Jika memang terpaksa harus menerima telpon atau sudah terlanjur diangkat, segera matikan, atau jangan pernah menuruti permintaan mereka untuk pergi ke ATM. Percayalah, bukan uang yang akan anda dapat jika anda menurutinya, melainkan saldo ATM anda yang akan mereka ambil.
Jika memang seandainya anda beruntung mendapatkan hadiah, yakinlah bahwa caranya tidak akan seperti diatas, pihak perusahaan akan meminta anda mendatangi kantor resmi, atau kantor bank resmi pada cabang di wilayah tempat tinggal anda. Selain itu juga, saat ini pihak bank, operator, atau perusahaan umumnya tidak memungut biaya apapun atas hadiah yang diberikan, jika mengenakan pajak, pastikan anda membayar pajak setelah anda datang pada kantor cabang resmi dan setelah anda yakin bahwa anda adalah pemenang dari undian resmi yang diadakan.
Daftar Lengkap Website Situs Penipuan Memakai Sms
Toko online penipu bukan hal baru lagi di Indonesia , bahkan sudah banyak korban yang mengalami kerugian , baik kecil maupun besar karena bertransaksi online dengan para penipu ini.
Maraknya penipuan online shop telah membuat beberapa orang kapok untuk membeli barang secara online.
mncelectronic . com
mutiarabatamstore . com
rajawalielektro . com
gayangelektronik . com
seruanpromo . com
centraelektronik . com
juarapasau . com
cahayamanggalashop . com
abadielektroshop . com
senandungelektronik . com
tajuara 86 . com
batamsquare . com
mulanashop . com
juaraolshop . com
cahayamanhalaelektronik. com
Ciri Penipuan Lewat Toko Online Palsu
1.Harga barang yang dijual tidak wajar
2.Biasanya menggunakan domain gratis
3.Penipu banyak memiliki nomor rekening
4.Cara promosi produk di website
5.Penjual tidak mau diajak COD
Selain daftar toko online penipu yang disebutkan di atas, pasti masih ada banyak sekali online shop yang bergentayangan di internet sekarang ini . Para penipu ini juga sudah merambah ke berbagai media sosial seperti Facebook dan Instagram .
Bila Anda mengetahui toko online penipu lainnya , mohon berbagi di komentar agar kita bisa memeranginya bersama - sama .
Kejahatan terjadi tidak hanya karena ada niat si pelaku, tapi karena ada kesempatan . Waspadalah !
https://www.maxmanroe.com/toko-online-penipu.html
Daftar Toko Online Penipu dan Ciri Penipuan Lewat Online Shop Palsu
Langganan:
Postingan (Atom)





